Kenali Tanda Kebocoran pada Truk dan Cara Mengatasinya

Kebocoran pada truk bisa berarti dua hal, yaitu kebocoran pada mesin yang menyebabkan penurunan performa truk, maupun kebocoran pada boks truk yang berisi muatan, sehingga berpotensi merusak isi muatan, terutama saat hujan. Tentunya kebocoran apa pun yang terjadi, bukan sesuatu yang Anda harapkan, bukan? Sayangnya, terkadang situasi tersebut sulit untuk dihindari.
Namun, Anda bisa meminimalisir kerugian yang terjadi dengan mengetahui beberapa tanda kebocoran pada truk berikut ini.
Tanda Kebocoran pada Mesin Truk
Pada truk, terdapat banyak cairan yang berfungsi penting dalam mendukung kinerja truk. Beberapa di antaranya yaitu:
Oli mesin: berfungsi sebagai pelumas di antara komponen mesin untuk mengurangi gesekan, sehingga mencegah keausan dan menjaga suhu mesin kendaraan.
Coolant: Cairan pendingin yang berfungsi untuk menjaga suhu mesin agar tetap stabil saat sedang beroperasi.
Minyak rem: Cairan pelumas yang berfungsi melumasi komponen pada sistem pengereman agar dapat berfungsi dengan baik.
Ketika salah satu cairan tersebut mengalami kebocoran, maka akan menyebabkan penurunan performa pada truk. Misalnya seperti komponen spare part yang lebih cepat aus jika oli mesin bocor, truk yang overheat jika cairan coolant bocor, dan rem tidak berfungsi baik jika minyak rem yang bocor. Tidak hanya itu, cairan yang bocor dan mengenai komponen mesin lainnya juga berpotensi menyebabkan kerusakan pada komponen mesin yang terkontaminasi.
Berbagai risiko tersebut bisa segera diantisipasi jika Anda telah mengetahui pertanda adanya kebocoran cairan berikut ini:
- Ada tetesan air di bawah truk: Tetesan air di bawah truk sebenarnya bisa saja berasal dari cairan AC. Namun, jika warna air tidak bening dan terlihat seperti mengandung minyak, maka bisa jadi cairan yang ada di bawah truk adalah oli mesin atau minyak rem.
- Jumlah cairan yang terus berkurang: Namanya juga ada kebocoran, maka sudah pasti jumlahnya akan semakin berkurang. Dalam kondisi normal, seharusnya ketiga cairan tersebut tidak mengalami pengurangan yang drastis, hanya perlu diganti saat kualitasnya mulai menurun. Jadi, jika tiba-tiba jumlahnya berkurang drastis, ada baiknya segera lakukan pemeriksaan kendaraan.
- Suara pada mesin: Oli berfungsi sebagai pelumas mesin, sehingga ketika jumlahnya berkurang drastis akibat bocor, maka pelumasan pada mesin akan terganggu dan bisa menyebabkan munculnya suara tidak normal saat mesin digunakan.
- Overheat: Cairan coolant berfungsi sebagai pendingin mesin truk saat beroperasi. Ketika cairan ini habis karena adanya kebocoran, maka proses pendinginan mesin tidak berjalan, sehingga mesin akan mengalami overheat.
- Adanya bau tidak sedap: Cairan yang bocor akan mengenai komponen mesin lain yang panas, sehingga mungkin akan menguap dan mengeluarkan aroma tidak sedap. Jika cairan oli mesin yang bocor, maka aromanya akan menyerupai aroma terbakar.
Tanda Kebocoran pada Boks Truk
Selain kebocoran pada mesin, truk juga bisa mengalami kebocoran pada bagian boks yang digunakan untuk mengangkut muatan. Saat akan mengangkut muatan yang sensitif terhadap air, tentunya Anda akan memilih untuk menggunakan truk dengan boks tertutup. Sayangnya, jika boks mengalami kebocoran, maka saat hujan tetap saja muatan berpotensi terkena air dan mengalami kerusakan.
Sebelum hal tersebut terjadi, Anda bisa melakukan pengecekan pada truk untuk mengetahui adakah tanda kebocoran pada boks truk Anda? Beberapa pemeriksaan yang bisa dilakukan yaitu:
1. Cek adanya keretakan maupun karat pada area dinding boks truk.
2. Perhatikan seluruh dinding boks dan permukaan alas boks untuk memeriksa adanya bagian yang terlihat basah, lembap, maupun ditumbuhi jamur.
3. Periksa seluruh karet yang ada pada pintu boks untuk memastikan tidak ada yang longgar dan perekat masih bagus.
Jika dari hasil pengecekan Anda semua menunjukkan masih baik, maka boks truk aman dari kebocoran. Namun, jika ada salah satu saja pertandanya, maka Anda harus mewaspadai adanya kebocoran pada boks.
Mengatasi Kebocoran Truk Untuk Mencegah Kerugian
Jika Anda menemukan adanya tanda kebocoran pada mesin maupun boks truk, Anda bisa mengunjungi bengkel resmi truk yang Anda gunakan. Namun, jika kondisinya ternyata sudah cukup parah dan Anda memutuskan untuk membeli truk baru, Anda bisa membeli truk HINO untuk memenuhi kebutuhan Anda.
Sebagai pembiayaan untuk pembelian truk HINO, Anda bisa menggunakan fasilitas pembiayaan dari PT Hino Finance Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa segera menghubungi kami atau mengunjungi kantor cabang kami yang terdekat dengan Anda.